Purworejo – SMAN 5 Purworejo dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Youth Camp Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) XV Kabupaten Purworejo Tahun 2025 yang digelar pada Jumat-Sabtu, 19-20 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 53 siswa anggota Forpis XV Kabupaten Purworejo serta melibatkan PMI Kabupaten Purworejo dan para pembina PMR.
Youth Camp Forpis XV menjadi wadah bagi perwakilan PMR Wira se-Kabupaten Purworejo untuk bermusyawarah, berkoordinasi, dan menyalurkan ide-ide kreatif serta inovatif demi kemajuan PMR Wira. Kegiatan ini sekaligus menjadi penghubung antara PMR di sekolah dengan PMI Kabupaten Purworejo dalam pembinaan relawan muda.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak SMAN 5 Purworejo yang disampaikan oleh Drs. Harjito, M.Pd., mewakili Kepala Sekolah. Ia menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Youth Camp.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Youth Camp Forpis XV di SMAN 5 Purworejo. Silakan memanfaatkan fasilitas sekolah yang tersedia seperti musala, ruang kelas, ruang indoor, dan fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang kelancaran kegiatan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa lokasi SMAN 5 Purworejo sangat mendukung untuk kegiatan pembelajaran dan pelatihan. “Letak sekolah yang tidak langsung berada di tepi jalan raya membuat suasana lebih kondusif dan minim kebisingan, namun tetap dekat dengan fasilitas umum yang mudah dijangkau,” tambahnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pengurus PMI Kabupaten Purworejo Bidang Relawan, Drs. Frikly Widi Dewanto, M.T. Ia menegaskan pentingnya Youth Camp Forpis sebagai bagian dari proses pembinaan relawan muda.
“Forpis memiliki peran strategis dalam menggerakkan PMR Wira. Melalui Youth Camp ini, kami berharap lahir relawan-relawan muda yang berkarakter, memiliki kepemimpinan, serta mampu berkontribusi nyata dalam kegiatan kemanusiaan,” ungkapnya, sekaligus membuka secara resmi Youth Camp Forpis XV Kabupaten Purworejo Tahun 2025.

Pada sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan pertama bertajuk What Forpis yang disampaikan oleh Haryo, Kasi Yankesos PMI Kabupaten Purworejo. Ia menjelaskan bahwa Forpis merupakan forum bagi anggota terpilih PMR Wira untuk bertukar gagasan dan menyampaikan aspirasi kepada PMI.
“Forpis adalah salah satu jantung dari PMR Wira. Anggotanya adalah perwakilan sekolah yang diharapkan mampu menjadi penghubung ide, pengalaman, serta inovasi antara PMR dan PMI,” jelasnya.
Materi berikutnya mengenai Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) juga disampaikan oleh Haryo. Materi ini menekankan pentingnya mitigasi risiko bencana di lingkungan sekolah serta keberlanjutan layanan pendidikan saat terjadi kondisi darurat.
“Materi SPAB ini sangat penting untuk dikuasai dan dipraktikkan. Harapannya, peserta dapat menularkan pengetahuan ini kepada seluruh warga sekolah agar tercipta satuan pendidikan yang aman dan siap menghadapi bencana,” ujarnya.
Diskusi berlangsung aktif pada sesi tanya jawab. Salah satu peserta dari SMAN 5 Purworejo, Anggi, menanyakan langkah yang dapat dilakukan relawan muda ketika terjadi bencana di daerah yang jauh dari Purworejo, seperti Sumatra atau Aceh, sementara semangat kemanusiaan mendorong untuk terlibat langsung di lokasi bencana.
Menanggapi hal tersebut, pemateri menjelaskan bahwa keterlibatan relawan harus dilakukan secara terkoordinasi. “Relawan muda tidak dianjurkan berangkat secara mandiri ke lokasi bencana tanpa penugasan resmi. Bantuan dapat dilakukan dari daerah asal melalui penggalangan donasi, dukungan logistik, serta kampanye kemanusiaan yang terorganisasi,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa ilmu SPAB harus diterapkan terlebih dahulu di lingkungan sekolah dan sekitar. “Relawan yang baik adalah relawan yang mampu menjaga keselamatan diri dan lingkungannya. Jika memang dibutuhkan ke lokasi bencana, PMI akan melakukan seleksi dan penugasan resmi sesuai kesiapan relawan,” tambahnya.

Kegiatan Youth Camp Forpis XV Kabupaten Purworejo Tahun 2025 ditutup oleh Koordinator Forpis Periode 2025/2026, Abimanyu Putra Rahardian Nezar dari MAN Purworejo. Ia menyampaikan apresiasi kepada SMAN 5 Purworejo atas dukungan dan fasilitas yang diberikan.
“Terima kasih kepada SMAN 5 Purworejo yang telah bersedia menjadi tuan rumah Youth Camp Forpis tahun ini. Lingkungan sekolah yang asri, bersih, dan luas membuat kegiatan berjalan dengan sangat nyaman. Mohon doa dan dukungannya agar Forpis terus berjalan dan menginspirasi relawan muda. Salam Kemanusiaan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, SMAN 5 Purworejo menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan karakter, kepemimpinan, dan nilai-nilai kemanusiaan peserta didik serta relawan muda di Kabupaten Purworejo.(ANYY/PWT)