Bupati Purworejo Buka Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda di SMAN 5 Purworejo

Loano – Murid SMAN 5 Purworejo mengikuti kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini diikuti oleh 80 murid dari unsur OSIS, MPK, dan DA, serta guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila.

Hj. Yuli Hastuti, S.H. selaku Bupati Purworejo membuka kegiatan sekaligus menandatangani ikrar integritas sebagai wujud komitmen dalam membangun generasi muda yang berintegritas, kritis, dan berjiwa kebangsaan.


Dalam sambutannya bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, menekankan pentingnya membangun kesadaran politik sejak dini bagi generasi muda. Disampaikan Bupati, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan keberlanjutan masa depan bangsa maupun daerah.


“Pendidikan politik perlu dipahami sebagai pendidikan tentang demokrasi, etika, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat serta bernegara. Dengan memahami politik yang baik, generasi muda dapat berkontribusi nyata dalam jalannya demokrasi,” jelas Bupati.


Tak hanya memahami politik dengan baik, di era digital yang kian pesat dan terbuka, Bupati juga menekankan pelajar untuk mampu berpikir kritis dalam memahami dan memilah seluruh informasi yang diterima dengan baik dan benar.


“Saya berharap para siswa dapat memahami pentingnya partisipasi yang baik, menghargai perbedaan pendapat, serta bijak dalam menerima informasi di era digital saat ini. Jangan mudah terpengaruh berita yang belum tentu benar dan biasakan mencari informasi dari sumber yang dapat dipercaya,” pesan Bupati.


Bupati menambahkan, Kabupaten Purworejo saat ini membutuhkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki integritas sebagaimana representasi visi “Purworejo Berseri”. Oleh sebab itu ia mengajak para pelajar untuk terus belajar, aktif dalam kegiatan positif, menjaga persatuan, dan berani menyampaikan gagasan.


“Jadilah generasi yang mampu membawa perubahan baik, bagi lingkungan dan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Kesbangpol Purworejo Puguh Trihadmoko, S.H., M.H., anggota DPRD Purworejo H. Budi Sunaryo, S.Sos. dan H. Roni Sumhastomo, S.E. serta Ketua KPU Purworejo Margareta Ega Rindu S.IP., M.Han.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pendidikan politik, demokrasi, literasi digital, serta peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa di era perkembangan media sosial yang semakin pesat.


Para narasumber menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah demokrasi Indonesia. Bahkan, jumlah pemilih muda dalam pemilu mencapai sekitar 40 persen sehingga generasi muda diharapkan mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bijak dalam menerima informasi.

Anggota Komisi 1 DPRD Purworejo, H. Budi Sunaryo, S.Sos., menyampaikan materi bertema “Demokrasi untuk Generasi Muda”. Ia mengajak murid untuk aktif mengikuti berbagai organisasi sebagai sarana belajar, menambah pengalaman, dan membangun karakter kepemimpinan.

“Hidup akan terasa indah apabila kita bisa bermanfaat bagi orang lain,” ungkapnya di hadapan peserta.


Ia juga menjelaskan bahwa demokrasi bukan hanya sistem pemerintahan, tetapi juga cara berpikir dan sikap saling menghargai di tengah keberagaman. Indonesia sendiri merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 270 juta jiwa.


Selain itu, murid juga diajak untuk menjaga ruang publik digital dengan melakukan penyaringan informasi di media sosial agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks maupun informasi yang belum jelas kebenarannya.


Sementara itu, H. Roni Sumhastomo, S.E., memberikan motivasi kepada generasi muda agar berani berpikir kritis dan menjaga integritas sejak dini.


“Gunakan teknologi untuk kemajuan, bukan penghancur. Jadilah konten kreator yang membangun bangsa. Indonesia membutuhkan generasi muda yang pintar, berintegritas, dan memiliki jiwa kebangsaan,” pesannya.


Ketua KPU Purworejo, Margareta Ega Rindu S.IP., M.Han., turut memberikan pemahaman mengenai politik dan demokrasi. Ia menegaskan bahwa politik tidak selalu identik dengan hal negatif, melainkan menjadi bagian penting dalam sistem demokrasi untuk melindungi rakyat.


“Seni memimpin adalah membuat orang lain melakukan apa yang kita minta tanpa membuat orang merasa terpaksa,” jelasnya.


Ia juga menjelaskan tugas KPU dalam menyelenggarakan pemilu sesuai peraturan perundang-undangan agar proses demokrasi berjalan dengan baik, jujur, dan lancar.


Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Melalui sosialisasi ini, diharapkan murid SMAN 5 Purworejo semakin memahami pentingnya pendidikan politik, memiliki literasi digital yang baik, serta mampu menjadi generasi muda yang kritis, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat maupun berbangsa dan bernegara. (Firman-PWT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *