Purworejo – SMA Negeri 5 Purworejo menerima penyerahan mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi awal pelaksanaan PLP selama tiga bulan Tahun Akademik 2026/2027 di lingkungan SMA Negeri 5 Purworejo.
Sebanyak 12 mahasiswa secara resmi diserahkan untuk mengikuti kegiatan PLP. Mereka terdiri atas lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa, tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, serta satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika.
Para mahasiswa akan melaksanakan kegiatan PLP dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Semi Sukarni, M.Pd. Kehadiran mahasiswa PLP diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata mengenai proses pendidikan, pembelajaran, pengelolaan kelas, administrasi guru, serta budaya kerja di lingkungan sekolah.
Mewakili pihak SMA Negeri 5 Purworejo, Plt. Kepala Tata Usaha, Heru Purwanto, S.Pd., M.Pd.B.I., menyampaikan ucapan selamat datang kepada dosen pembimbing dan seluruh mahasiswa PLP. Dalam sambutannya, ia memberikan gambaran singkat mengenai SMA Negeri 5 Purworejo sebagai lingkungan pendidikan yang menjunjung tinggi kedisiplinan, prestasi, pembentukan karakter, dan semangat kebersamaan.
“Selamat datang di SMA Negeri 5 Purworejo. Kami berharap para mahasiswa dapat segera beradaptasi, mengenal budaya sekolah, serta menjadikan kegiatan PLP ini sebagai kesempatan untuk belajar secara langsung dari para guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Jangan hanya menjadi pengamat, tetapi jadilah bagian dari lingkungan sekolah yang aktif, kreatif, dan memberikan manfaat,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa sekolah merupakan ruang belajar yang dinamis. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik, menjaga etika, menaati tata tertib, serta menunjukkan sikap profesional selama menjalankan kegiatan PLP.

Selanjutnya, Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Semi Sukarni, M.Pd., secara resmi menyerahkan 12 mahasiswa PLP kepada pihak SMA Negeri 5 Purworejo. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan terima kasih atas kesediaan pihak sekolah menerima dan membimbing mahasiswa selama pelaksanaan kegiatan PLP.
“Kami menyerahkan mahasiswa PLP Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo kepada SMA Negeri 5 Purworejo untuk mendapatkan bimbingan, arahan, dan pengalaman nyata dalam mengenal dunia persekolahan. Kami berharap para mahasiswa dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik universitas, serta menunjukkan sikap disiplin, santun, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Dr. Semi Sukarni, M.Pd. menjelaskan bahwa mahasiswa tidak hanya bertugas mengamati kegiatan pembelajaran di kelas, tetapi juga perlu mempelajari berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Mahasiswa diharapkan mengenal karakteristik peserta didik, memahami perangkat dan administrasi pembelajaran, mengamati strategi mengajar guru, serta terlibat dalam kegiatan akademik maupun nonakademik sesuai arahan sekolah dan guru pamong.
Selain itu, mahasiswa diminta untuk aktif melakukan observasi, mencatat berbagai pengalaman penting, berdiskusi dengan guru pamong, serta menyusun laporan kegiatan secara sistematis. Setiap mahasiswa juga diharapkan mampu menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik pendidikan yang dijumpai secara langsung di sekolah.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya. Jadilah pribadi yang terbuka terhadap arahan dan masukan. Setiap pengalaman selama PLP, baik di dalam maupun di luar kelas, akan menjadi bekal berharga untuk membentuk kompetensi dan kepribadian sebagai calon pendidik,” tambahnya.

Mahasiswa PLP kemudian diterima oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 5 Purworejo, Pawit Srentiyono. Dalam arahannya, ia menyampaikan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan mahasiswa selama berada di lingkungan sekolah.
Mahasiswa diminta untuk menjaga nama baik pribadi, universitas, dan SMA Negeri 5 Purworejo. Mereka juga diharapkan datang tepat waktu, berpakaian rapi dan sopan, serta mengikuti berbagai kegiatan sekolah dengan penuh tanggung jawab. Selain itu, mahasiswa perlu aktif berkonsultasi dengan guru pamong dan tidak ragu bertanya apabila menghadapi kendala dalam pelaksanaan tugas.
“PLP bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan kesempatan untuk belajar menjadi pendidik yang sesungguhnya. Silakan mengamati proses pembelajaran, mengenali karakter peserta didik, mempelajari administrasi guru, dan berlatih membangun suasana kelas yang positif. Jadilah mahasiswa yang terbuka terhadap masukan, mau bekerja sama, serta mampu memberikan ide-ide segar bagi sekolah,” jelas Pawit Srentiyono.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan seorang pendidik tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga oleh keteladanan, kesabaran, kemampuan berkomunikasi, dan kepedulian terhadap perkembangan peserta didik. Karena itu, mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan setiap proses dan pengalaman selama PLP sebagai bekal untuk memasuki dunia pendidikan.
Kegiatan PLP menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu kependidikan secara langsung di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai calon pendidik.
Pelaksanaan PLP di SMA Negeri 5 Purworejo diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk bertumbuh, berkolaborasi, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan. (pwt)