PURWOREJO – SMA Negeri 5 Purworejo menyelenggarakan kegiatan Bulan Bahasa Tahun 2026 dengan mengusung tema “Aksara Muda” pada Rabu, 21 Oktober 2026. Bertempat di lingkungan SMA Negeri 5 Purworejo, kegiatan yang dimulai pukul 09.15 WIB tersebut menjadi wadah bagi murid untuk mengekspresikan kreativitas, mengembangkan potensi diri, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa, sastra, dan seni.
Kegiatan ini melibatkan murid kelas X dan XI sebagai peserta sekaligus panitia, guru SMA Negeri 5 Purworejo sebagai dewan juri, serta dukungan pihak sekolah dalam menyukseskan seluruh rangkaian acara. Bulan Bahasa tahun ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga kesempatan bagi murid untuk belajar berorganisasi, bekerja sama, dan membangun kepercayaan diri.

Tema “Aksara Muda” merepresentasikan semangat generasi muda dalam menghidupkan bahasa melalui karya, gagasan, dan ekspresi kreatif. Melalui kegiatan ini, murid didorong untuk berani menunjukkan kemampuan, mengembangkan bakat, serta menjadikan bahasa sebagai sarana untuk menyampaikan ide dan menginspirasi orang lain.
Kepala SMA Negeri 5 Purworejo, Muh Kuntoaji, S.Pd., M.Pd.B.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bulan Bahasa merupakan momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa Indonesia sekaligus mendorong keberanian murid dalam berkarya.
Beliau menekankan bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan identitas, budaya, dan cara seseorang menyampaikan pemikiran. Oleh karena itu, generasi muda perlu memiliki kemampuan berbahasa yang baik, kreativitas, serta kepercayaan diri untuk menyampaikan gagasan secara santun dan bertanggung jawab.
Melalui tema “Aksara Muda”, Kepala Sekolah berharap murid SMA Negeri 5 Purworejo mampu menjadi generasi yang tidak hanya terampil menggunakan bahasa, tetapi juga produktif menghasilkan karya, menghargai keberagaman ekspresi, dan berani mengembangkan potensi diri. Setiap murid memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berprestasi melalui kemampuan yang dimilikinya.
Untuk mengakomodasi beragam minat dan kemampuan murid, Bulan Bahasa 2026 menghadirkan delapan jenis perlombaan, yaitu:
- Menulis Puisi
- Menulis Cerpen
- Membaca Puisi
- Storytelling
- Monolog
- Menyanyi Tunggal
- Fotografi
- Musikalisasi Puisi
Beragam perlombaan tersebut memberikan ruang bagi murid untuk mengeksplorasi kemampuan di bidang literasi, sastra, seni pertunjukan, vokal, dan visual. Setiap cabang lomba menghadirkan tantangan tersendiri yang mendorong peserta untuk mempersiapkan diri, mengembangkan ide, serta menampilkan karya dan kemampuan terbaiknya.

Dalam lomba menulis puisi dan cerpen, murid berkesempatan menuangkan gagasan serta imajinasi melalui tulisan. Sementara itu, membaca puisi, monolog, dan storytelling menjadi sarana untuk melatih penghayatan, artikulasi, serta keberanian tampil di hadapan orang lain.
Lomba menyanyi tunggal dan musikalisasi puisi memberikan ruang bagi ekspresi musikal, sedangkan fotografi mengajak murid mengolah sudut pandang kreatif melalui gambar. Seluruh cabang lomba tersebut menjadi bukti bahwa bahasa dan literasi dapat berkembang melalui berbagai bentuk ekspresi yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
Di balik kemeriahan perlombaan, Bulan Bahasa 2026 juga memberikan pengalaman berharga bagi murid yang terlibat sebagai panitia. Persiapan dan pelaksanaan kegiatan menjadi kesempatan untuk belajar mengenai tanggung jawab, kedisiplinan, koordinasi, serta kerja sama dalam sebuah tim.
Keterlibatan murid sebagai peserta sekaligus panitia menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna. Peserta memperoleh kesempatan untuk mengasah keterampilan dan menunjukkan potensi diri, sedangkan panitia belajar mengelola kegiatan serta memastikan setiap rangkaian acara berjalan dengan baik hingga selesai.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di sekolah. Keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya diukur dari hasil perlombaan, tetapi juga dari proses yang dilalui, kebersamaan yang terbangun, serta nilai-nilai positif yang diperoleh seluruh pihak yang terlibat.
Terlaksananya Bulan Bahasa Tahun 2026 diharapkan semakin meningkatkan kecintaan murid terhadap bahasa dan sastra Indonesia sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan sportivitas, menghargai karya orang lain, serta membangun keberanian dalam menampilkan kemampuan terbaik.
Bagi panitia maupun peserta, Bulan Bahasa tahun ini meninggalkan kesan dan pengalaman yang berharga. Berbagai kegiatan yang terlaksana dengan baik memberikan pembelajaran tentang pentingnya kerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab. Kebersamaan dalam mempersiapkan hingga menuntaskan acara menjadi salah satu pengalaman indah dalam perjalanan belajar di SMA Negeri 5 Purworejo.
Melalui semangat “Aksara Muda”, SMA Negeri 5 Purworejo berharap semakin banyak murid yang berani berkarya, percaya diri mengembangkan potensi, dan mampu menjadikan bahasa sebagai kekuatan untuk menyampaikan gagasan serta membangun masa depan.
Semoga Bulan Bahasa pada tahun-tahun berikutnya dapat terlaksana semakin baik, meriah, dan inspiratif, sekaligus menjadi tradisi positif yang terus menumbuhkan generasi muda yang literat, kreatif, berkarakter, dan bangga terhadap bahasa Indonesia.(Tim Bulan Bahasa-pwt)